Brimob Polda Metro Jaya Amankan 6 Pemuda Hendak Tawuran, Temukan Sajam dan Cairan Diduga Air Keras di Duren Sawit

Jakarta, JagatNusantara.co.id
Tim patroli gabungan Brimob Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya bersama personel Perintis Polres Metro Jakarta Timur membubarkan sekelompok pemuda yang diduga hendak melakukan aksi tawuran di kawasan Jalan Raya Kalimalang, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (12/9/2026) dini hari. Patroli tersebut dilakukan sebagai langkah preventif guna mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah tersebut.

Petugas bergerak setelah menerima informasi dari masyarakat mengenai adanya sekelompok pemuda yang berkumpul dan diduga memiliki niat untuk melakukan aksi tawuran. Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh personel patroli gabungan dengan mendatangi lokasi yang disebutkan oleh warga untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus mencegah kemungkinan terjadinya bentrokan.

Setibanya di lokasi, personel mendapati sejumlah pemuda yang berada di sekitar kawasan Jalan Raya Kalimalang. Kehadiran petugas membuat beberapa pemuda berupaya melarikan diri dari lokasi. Personel kemudian melakukan tindakan pembubaran secara cepat dan mengamankan sejumlah pemuda yang diduga berada dalam kelompok tersebut.

Dalam kegiatan tersebut, petugas berhasil mengamankan sebanyak enam pemuda untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Pengamanan dilakukan sebagai langkah antisipasi sekaligus untuk memastikan tidak terjadi aksi kekerasan yang dapat membahayakan masyarakat maupun pengguna jalan yang sedang melintas di kawasan tersebut.

Selain mengamankan enam pemuda, petugas juga menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan rencana aksi tawuran. Barang tersebut berupa empat bilah senjata tajam, satu buah stik golf, satu botol berisi cairan yang diduga air keras, serta dua unit sepeda motor yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Temuan tersebut selanjutnya diamankan oleh petugas untuk kepentingan pemeriksaan. Keberadaan sejumlah barang tersebut menjadi perhatian aparat karena berpotensi digunakan untuk melakukan tindakan kekerasan apabila kelompok pemuda tersebut benar-benar melakukan aksi tawuran di kawasan Duren Sawit.

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto mengatakan patroli gabungan yang dilakukan personel merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam menjaga keamanan masyarakat. Menurutnya, patroli pada waktu dan lokasi yang dianggap rawan menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas.

“Kami mengedepankan respons cepat terhadap setiap informasi masyarakat agar potensi tawuran dapat segera dicegah dan situasi tetap aman,” ujar Kombes Pol. Henik Maryanto. Ia menegaskan bahwa kepolisian akan terus meningkatkan kegiatan patroli dan merespons laporan masyarakat terkait potensi gangguan keamanan.

Enam pemuda yang telah diamankan bersama seluruh barang yang ditemukan kemudian diserahkan kepada Polres Metro Jakarta Timur untuk menjalani pemeriksaan dan proses lebih lanjut. Penyerahan tersebut dilakukan guna memastikan identitas, peran, serta dugaan keterlibatan masing-masing pemuda dapat diketahui berdasarkan hasil pemeriksaan dan fakta yang ditemukan di lapangan.

Pihak kepolisian selanjutnya akan mendalami asal-usul barang yang diamankan, termasuk empat senjata tajam, stik golf, serta botol berisi cairan yang diduga air keras. Pemeriksaan tersebut diperlukan untuk mengetahui apakah barang-barang tersebut berkaitan dengan rencana tawuran maupun dugaan tindak pidana lainnya.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto turut mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak dan remaja, terutama pada waktu malam hingga dini hari yang dinilai rawan terjadinya aksi tawuran. Peran keluarga dan lingkungan dinilai penting dalam mencegah keterlibatan anak dan remaja dalam tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

“Kami mengajak masyarakat bersama-sama mencegah tawuran. Apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas, segera laporkan kepada kepolisian melalui layanan Polri 110,” ujar Kombes Pol. Budi Hermanto. Kepolisian berharap kerja sama antara masyarakat dan aparat dapat terus ditingkatkan sehingga potensi tawuran maupun gangguan keamanan lainnya dapat dicegah sejak dini dan situasi kamtibmas di wilayah Jakarta Timur tetap aman serta kondusif.

(Reporter: Y.A)