Ngariung Bareng Ratusan Ema-Ema, Tim Pemenangan Marjono (KJ) Gelar Makan Bakso Bersama di Babakan Banten

Bekasi, JagatNusantara.co.id
Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terlihat dalam kegiatan ngariung bareng bersama ratusan emak-emak dan simpatisan pendukung Marjono (KJ) di Kampung Babakan Banten, Desa Sumberurip, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Sabtu. Kegiatan tersebut dikemas sederhana melalui makan bakso bersama yang diikuti sekitar 300 emak-emak, simpatisan, serta sejumlah pemilih milenial.

Kegiatan ngariung bareng tersebut menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antara Marjono (KJ), tim pemenangan, simpatisan, dan masyarakat. Dalam suasana santai dan penuh kekeluargaan, para peserta saling berbincang sekaligus menyampaikan berbagai aspirasi terkait kondisi serta perkembangan Desa Sumberurip.

Marjono (KJ) menyampaikan bahwa kebersamaan dengan masyarakat merupakan bagian penting dalam membangun komunikasi yang baik. Ia berharap kegiatan sederhana seperti ngariung dan makan bersama dapat terus menjadi ruang untuk mendengarkan secara langsung berbagai masukan dari masyarakat.

«“Kebersamaan seperti ini sangat penting. Kita bisa berkumpul, bersilaturahmi, sekaligus mendengarkan apa yang menjadi harapan dan aspirasi masyarakat,” ujar Marjono (KJ).»

Menurut Marjono, membangun Desa Sumberurip tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kerja sama dan komunikasi antara masyarakat dengan seluruh unsur yang ada di lingkungan desa agar berbagai program dan kegiatan dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

«“Saya ingin komunikasi dengan masyarakat terus terjaga. Apa pun yang menjadi kebutuhan dan harapan masyarakat harus menjadi perhatian bersama untuk kemajuan Desa Sumberurip,” katanya.»

Sementara itu, Salahudin menyampaikan bahwa kekompakan antara tim pemenangan dan para simpatisan perlu terus dijaga. Ia menilai komunikasi yang baik menjadi bagian penting dalam setiap kegiatan yang dilakukan di tengah masyarakat, sehingga seluruh agenda dapat berjalan secara terkoordinasi dan tetap mengedepankan kebersamaan.

Para emak-emak yang hadir tampak menikmati hidangan bakso yang telah disiapkan. Sambil menyantap makanan, mereka terlihat berbincang santai dalam suasana penuh kekeluargaan. Sejumlah pemilih milenial juga ikut bergabung sehingga kegiatan berlangsung ramai dan melibatkan berbagai kalangan masyarakat.

Selain menjadi ajang silaturahmi, pertemuan tersebut juga dimanfaatkan untuk melakukan evaluasi ringan terhadap berbagai kegiatan yang telah dilakukan. Sejumlah simpatisan menyampaikan masukan dan gagasan mengenai kegiatan berikutnya, termasuk bagaimana membangun komunikasi yang lebih baik dengan masyarakat di lingkungan RT 006/003, Desa Sumberurip.

Marjono juga mengajak seluruh pendukung dan masyarakat untuk menjaga suasana tetap aman, tertib, serta kondusif. Menurutnya, perbedaan pilihan merupakan bagian dari dinamika masyarakat, sehingga kebersamaan dan persaudaraan harus tetap menjadi prioritas.

«“Yang paling utama adalah kita tetap menjaga persaudaraan dan kerukunan. Mari bersama-sama menciptakan suasana yang baik agar Desa Sumberurip semakin maju dan masyarakatnya semakin sejahtera,” tutur Marjono.»

Kegiatan ngariung bareng yang diikuti sekitar 300 emak-emak tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban hingga selesai. Para peserta berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan sebagai sarana memperkuat silaturahmi dan komunikasi antara masyarakat, tokoh lingkungan, serta seluruh unsur yang terlibat dalam berbagai kegiatan di Desa Sumberurip.

Acara kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin salah satu tokoh masyarakat. Doa tersebut menjadi ungkapan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan sekaligus harapan agar seluruh rangkaian agenda masyarakat di Desa Sumberurip dapat berjalan lancar, aman, dan kondusif.

(Laporan: Siti Romidah)