Wapang TNI Dorong Koperasi Desa Merah Putih Jadi Penggerak Kedaulatan Ekonomi Rakyat.


JakartaJagatNusantara.co.id

Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R. menghadiri Seminar Nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang diselenggarakan oleh 10 Asosiasi Desa se-Indonesia bekerja sama dengan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Sasana Kriya TMII, Jakarta Timur, Kamis (16/7/2026), dengan dihadiri para pejabat pemerintah, kepala desa, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan yang memiliki perhatian terhadap penguatan ekonomi kerakyatan melalui koperasi.

Seminar nasional tersebut mengusung tema "Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih untuk Mewujudkan Kedaulatan Ekonomi Rakyat". Tema ini menjadi landasan untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun sistem ekonomi berbasis desa yang mandiri, produktif, dan berkelanjutan melalui pengembangan koperasi yang profesional, modern, serta mampu menjawab tantangan ekonomi di masa depan.

Acara dibuka secara resmi oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan. Hadir pula Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Menteri Koperasi, Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara, jajaran pemerintah daerah, organisasi desa, serta berbagai unsur masyarakat yang memiliki peran penting dalam mendukung percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia.

Dalam sesi berbagi pengalaman, Wakil Panglima TNI menegaskan bahwa keberhasilan program KDKMP tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, tetapi juga membutuhkan kolaborasi seluruh elemen bangsa. Menurutnya, keterlibatan pemerintah daerah, pemerintah desa, aparat kewilayahan, dan masyarakat merupakan faktor utama agar program tersebut berjalan sesuai harapan.


Wapang TNI menjelaskan bahwa tahapan pembangunan koperasi harus dimulai dari penyiapan lahan sesuai ketentuan yang telah diatur dalam Instruksi Presiden. Selanjutnya dilakukan musyawarah desa guna menentukan lokasi yang layak sehingga pembangunan koperasi dapat berjalan secara efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.

Ia menambahkan bahwa musyawarah desa memiliki peran strategis dalam menentukan arah pembangunan koperasi. Dengan adanya kesepakatan bersama, setiap desa dapat memanfaatkan potensi yang dimiliki untuk membangun koperasi yang kuat, sehat, serta mampu meningkatkan kesejahteraan anggotanya secara berkelanjutan.

"Saya yakin proses pembangunan tentang KDKMP ini mulai dari penyiapan lahan semuanya ada di Inpres, kemudian pelaksanaan di bawah bagaimana musyawarah desa itu untuk mengajukan lahan yang siap dan dari lahan itulah kita bangun Koperasi Desa Merah Putih. Mudah-mudahan apa yang kita harapkan ini bisa kita realisasikan segera dan kesejahteraan rakyat menjadi ujung tombak perputaran ekonomi ini akan menjadi keinginan kita semuanya," ujar Jenderal TNI Tandyo Budi R.

Menurut Wapang TNI, keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diharapkan mampu menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat. Melalui koperasi, berbagai potensi desa dapat dikelola secara optimal sehingga menghasilkan nilai tambah, membuka lapangan pekerjaan, serta meningkatkan pendapatan masyarakat di tingkat lokal.

Selain memperkuat ekonomi desa, koperasi juga dinilai mampu mendukung ketahanan pangan nasional karena dapat menjadi wadah distribusi hasil pertanian, peternakan, perikanan, hingga usaha mikro masyarakat. Dengan pengelolaan yang baik, koperasi akan menjadi penggerak utama dalam membangun kemandirian ekonomi bangsa dari tingkat desa.

Seminar nasional ini juga menjadi forum untuk mempererat sinergi antara kementerian, pemerintah daerah, aparat kewilayahan, organisasi desa, dunia usaha, serta berbagai pihak lainnya. Seluruh peserta didorong untuk menyusun langkah konkret dalam mempercepat pembentukan koperasi yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat.

Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, diharapkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dapat berkembang menjadi lembaga ekonomi yang tangguh, mampu bersaing, serta memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat desa. Komitmen bersama menjadi modal penting dalam mewujudkan pemerataan pembangunan ekonomi di seluruh wilayah Indonesia.

Seminar Nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diharapkan menghasilkan berbagai rekomendasi strategis yang dapat menjadi acuan dalam pengembangan koperasi di masa mendatang. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat, program ini diyakini mampu menjadi salah satu pilar penting dalam mewujudkan kedaulatan ekonomi rakyat menuju Indonesia Emas 2045.