JakartaTimur, JagatNusantara.co.id
Koramil 03/Pasar Rebo–Ciracas Kodim 0505/Jakarta Timur menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) Final Piala Dunia 2026 bersama masyarakat di kawasan Terminal Kampung Rambutan, Jalan TB Simatupang RT 011 RW 06, Kelurahan Rambutan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, Senin (20/7/2026) malam. Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang hadir untuk menyaksikan laga puncak sepak bola dunia.

Sekitar 100 warga dari berbagai kalangan memadati lokasi kegiatan sejak sebelum pertandingan dimulai. Mereka datang bersama keluarga, sahabat, maupun rekan kerja untuk menikmati suasana kebersamaan sambil memberikan dukungan kepada tim favorit masing-masing. Nobar berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh semangat sportivitas.

Partai final Piala Dunia 2026 mempertemukan dua tim kuat, yakni Argentina dan Spanyol. Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal dengan kedua tim saling menampilkan permainan terbaiknya. Atmosfer di lokasi nobar semakin hidup karena para penonton ikut larut dalam setiap momen pertandingan yang tersaji di layar lebar.

Hingga peluit panjang dibunyikan, Spanyol berhasil memastikan diri sebagai juara Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Argentina dengan skor tipis 1-0. Gol semata wayang yang tercipta dalam pertandingan tersebut menjadi penentu kemenangan sekaligus mengantarkan Spanyol meraih trofi paling bergengsi di dunia sepak bola.


Sorak sorai dan tepuk tangan para penonton menggema ketika pertandingan berakhir. Meskipun sebagian besar warga memiliki tim jagoan yang berbeda, seluruh peserta tetap menunjukkan sikap saling menghormati dan menjaga sportivitas. Hal tersebut mencerminkan semangat persaudaraan yang menjadi tujuan utama kegiatan nobar.

Danramil beserta jajaran anggota Koramil 03/Pasar Rebo–Ciracas turut berbaur bersama masyarakat selama kegiatan berlangsung. Kehadiran aparat TNI di tengah warga menjadi bukti nyata kedekatan serta komitmen dalam membangun komunikasi yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Koramil ingin menghadirkan ruang interaksi yang positif antara aparat kewilayahan dan masyarakat. Momentum olahraga internasional dimanfaatkan sebagai sarana memperkuat silaturahmi, meningkatkan rasa persatuan, serta mempererat hubungan emosional antara TNI dan rakyat.

Selain sebagai hiburan, kegiatan nobar juga menjadi media edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersamaan, toleransi, dan kekompakan. Nilai-nilai tersebut dinilai sejalan dengan semangat kebangsaan yang harus terus dipelihara di tengah kehidupan masyarakat yang beragam.

Selama acara berlangsung, personel Koramil bersama unsur terkait juga melakukan pemantauan terhadap situasi di sekitar lokasi kegiatan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman, tertib, nyaman, dan kondusif hingga pertandingan selesai.

Warga yang hadir mengaku senang dengan terselenggaranya kegiatan nobar tersebut. Mereka berharap kegiatan serupa dapat kembali dilaksanakan pada momen-momen penting lainnya karena selain menjadi hiburan, kegiatan tersebut juga mampu mempererat hubungan antara masyarakat dengan aparat TNI.

Koramil 03/Pasar Rebo–Ciracas menilai bahwa kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan sederhana seperti nobar memiliki dampak positif dalam memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Komunikasi yang baik diyakini menjadi modal utama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat.

Dengan terselenggaranya kegiatan nonton bareng Final Piala Dunia 2026 ini, Koramil 03/Pasar Rebo–Ciracas kembali menunjukkan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan yang bermanfaat. Pendekatan humanis tersebut diharapkan mampu mempererat hubungan antara aparat teritorial dengan seluruh lapisan masyarakat.

Kegiatan pun berakhir dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan. Warga meninggalkan lokasi dengan tertib setelah menikmati pertandingan final yang berlangsung menarik. Sinergi yang terjalin melalui kegiatan tersebut menjadi wujud nyata bahwa olahraga dapat menjadi perekat persatuan sekaligus memperkuat hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat.

(Laporan: Yusuf Abdilah)