Kecelakaan Maut di Lampu Merah UNISMA, Mobil Boks Diduga Hilang Kendali


Bekasi, JagatNusantara.co.id

Kecelakaan lalu lintas yang diduga dipicu oleh rem blong terjadi di kawasan Lampu Merah UNISMA, Jalan Raya Cut Meutia, Kota Bekasi, pada Senin (29/6/2026) sekitar pukul 11.14 WIB. Sebuah mobil boks dilaporkan kehilangan kendali saat melintas di jalur tersebut hingga menghantam sejumlah kendaraan yang sedang berhenti menunggu lampu lalu lintas. Peristiwa itu sontak mengundang perhatian warga sekitar karena benturan yang terjadi cukup keras dan menyebabkan kepanikan di lokasi kejadian. Arus lalu lintas di sekitar lokasi pun langsung mengalami kemacetan panjang akibat kecelakaan tersebut.

Menurut informasi sementara yang dihimpun dari warga di lokasi kejadian, mobil boks tersebut diduga mengalami kegagalan fungsi pengereman atau rem blong sesaat sebelum memasuki persimpangan Lampu Merah UNISMA. Pengemudi disebut telah berupaya mengendalikan laju kendaraan, namun tidak berhasil menghentikan mobil hingga akhirnya menabrak kendaraan yang berada di depannya. Dugaan tersebut masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak kepolisian yang telah turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

Benturan keras mengakibatkan sekitar sepuluh unit sepeda motor mengalami kerusakan dengan tingkat yang berbeda-beda. Beberapa kendaraan terlihat ringsek akibat terseret maupun tertimpa kendaraan lain setelah tabrakan beruntun terjadi. Sejumlah pengendara juga tampak tergeletak di jalan dan segera mendapat pertolongan dari warga sekitar sebelum petugas medis tiba. Situasi di lokasi sempat dipenuhi warga yang berusaha membantu proses evakuasi para korban.

Warga yang menyaksikan langsung kejadian tersebut menyebutkan bahwa terdapat korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Namun hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun rumah sakit mengenai jumlah korban meninggal dunia ataupun korban yang mengalami luka-luka. Seluruh informasi terkait korban masih menunggu hasil pendataan resmi dari petugas yang menangani peristiwa tersebut.

Tidak lama setelah kecelakaan terjadi, personel kepolisian bersama tim medis dan petugas lainnya langsung mendatangi lokasi. Prioritas utama petugas adalah melakukan evakuasi terhadap korban yang mengalami luka serta mengamankan area kecelakaan agar tidak mengganggu proses penyelamatan. Beberapa korban segera dilarikan ke rumah sakit terdekat menggunakan ambulans untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Selain mengevakuasi korban, petugas juga melakukan pengaturan arus lalu lintas yang sempat mengalami kepadatan cukup panjang di sepanjang Jalan Raya Cut Meutia. Kendaraan dari kedua arah diarahkan secara bergantian agar kemacetan tidak semakin meluas. Proses evakuasi kendaraan yang rusak juga dilakukan menggunakan mobil derek agar badan jalan dapat kembali dilalui oleh pengguna jalan lainnya.

Sejumlah saksi mata mengaku mendengar suara benturan yang sangat keras hingga membuat warga sekitar berhamburan keluar untuk melihat kejadian. Mereka kemudian memberikan pertolongan kepada para korban dengan memindahkan korban ke tempat yang lebih aman sambil menunggu kedatangan petugas. Kesigapan warga dalam memberikan bantuan dinilai sangat membantu proses penanganan awal sebelum tim medis mengambil alih.

Petugas dari Unit Penegakan Hukum Satuan Lalu Lintas selanjutnya melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan. Sejumlah saksi dimintai keterangan, sementara kendaraan yang terlibat telah diamankan sebagai bagian dari proses penyelidikan. Polisi juga akan memeriksa kondisi teknis mobil boks, termasuk sistem pengeremannya, guna memastikan penyebab utama kecelakaan tersebut.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pemilik maupun pengemudi kendaraan angkutan barang agar selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan sebelum digunakan. Pemeriksaan rutin terhadap sistem pengereman dan komponen keselamatan lainnya sangat diperlukan guna mencegah terjadinya kecelakaan yang dapat membahayakan pengguna jalan lainnya, terutama di kawasan padat lalu lintas.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan pendataan terhadap seluruh korban maupun kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan di kawasan Lampu Merah UNISMA, Kota Bekasi. Masyarakat diimbau untuk tidak berspekulasi maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait jumlah korban ataupun penyebab kecelakaan. Perkembangan lebih lanjut akan disampaikan setelah adanya keterangan resmi dari pihak berwenang.


(Laporan: Yusuf Abdilah)