KotaBekasi, JagataNusantara.co.id
Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro menunjukkan kepeduliannya terhadap para korban kecelakaan maut yang terjadi di traffic light depan Unisma, Jalan Cut Meutia, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (29/6/2026).
Didampingi jajaran pejabat utama, Kapolres mendatangi rumah sakit untuk memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis secara maksimal sekaligus memberikan dukungan moril kepada keluarga yang terdampak musibah tersebut.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolres didampingi Kasat Lantas Kompol Gefri Agitia dan Kapolsek Rawalumbu Kompol Ahmadi. Rombongan lebih dahulu mengunjungi Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi guna menjenguk sejumlah korban luka yang masih menjalani perawatan intensif. Kehadiran jajaran kepolisian disambut hangat oleh keluarga korban yang berharap para korban segera pulih.
Selain menjenguk korban luka, Kapolres juga mendatangi ruang jenazah RSUD Kota Bekasi untuk menemui keluarga korban meninggal dunia. Dalam suasana penuh haru, Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro menyampaikan belasungkawa secara langsung dan menyerahkan santunan kepada keluarga sebagai bentuk empati serta kepedulian Polres Metro Bekasi Kota terhadap korban musibah tersebut.
Tangis keluarga korban pecah saat menerima kedatangan Kapolres beserta rombongan. Momen tersebut menjadi gambaran duka mendalam yang dirasakan keluarga atas kehilangan salah satu anggota keluarganya akibat kecelakaan tragis yang terjadi pada pagi hari. Kapolres juga memberikan semangat agar keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan tersebut.
Kepada awak media, Kapolres menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 08.45 WIB di traffic light depan Unisma Bekasi. Ia mengaku prihatin atas peristiwa yang merenggut korban jiwa tersebut dan memastikan seluruh proses penanganan dilakukan secara cepat, baik terhadap korban maupun penyelidikan penyebab kecelakaan.
"Pada pagi hari sekitar pukul 08.45 WIB telah terjadi kecelakaan lalu lintas di traffic light depan Unisma Kota Bekasi. Kami semua sangat berduka atas kejadian ini dan turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Semoga korban yang menjalani perawatan segera diberikan kesembuhan," ujar Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro kepada wartawan.
Kapolres mengungkapkan bahwa berdasarkan data sementara terdapat 10 orang yang menjadi korban dalam kecelakaan tersebut. Satu orang, yang diketahui merupakan pengemudi ojek online (ojol), meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara korban lainnya mengalami luka ringan hingga luka berat dan saat ini masih mendapatkan penanganan di sejumlah rumah sakit di Kota Bekasi.
Ia menjelaskan, satu korban luka berat dirawat di Rumah Sakit Siloam Bekasi, dua korban menjalani perawatan di RSUD Chasbullah Abdulmadjid, dan tiga korban lainnya dirawat di Rumah Sakit Mitra Timur. Sementara korban lain telah memperoleh penanganan medis sesuai kondisi masing-masing. Pihak kepolisian terus berkoordinasi dengan rumah sakit untuk memantau perkembangan kesehatan para korban.
Di sisi lain, Satlantas Polres Metro Bekasi Kota telah mengamankan pengemudi truk boks yang terlibat dalam kecelakaan tersebut. Penyidik masih melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap pengemudi beserta sejumlah saksi guna mengungkap penyebab pasti insiden tersebut. Berdasarkan pemeriksaan awal, pengemudi dalam kondisi sadar saat kecelakaan terjadi.
Seluruh kendaraan yang terlibat, termasuk truk boks dan enam sepeda motor, telah diamankan ke Unit Gakkum Satlantas Polres Metro Bekasi Kota sebagai barang bukti. Kepolisian memastikan proses penyelidikan akan dilakukan secara profesional, transparan, dan menyeluruh agar penyebab kecelakaan dapat terungkap serta menjadi dasar penegakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
(Laporan: Yusuf Abdilah)