KARAWANG, JagatNusantara.co.id
Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) menggelar kegiatan Kaleidoskop UNSIKA 2025 dalam rangka memperingati 44 tahun berdirinya UNSIKA sekaligus peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah, Senin (2/2/2026).
Kegiatan tersebut menjadi ruang refleksi perjalanan UNSIKA sepanjang tahun 2025, sekaligus momentum memperkuat arah pengembangan universitas sebagai perguruan tinggi negeri yang unggul, berkarakter, dan berlandaskan nilai religius.
Peringatan hari jadi UNSIKA ke-44 itu berlangsung khidmat dan dihadiri oleh sivitas akademika dari berbagai unsur, mulai dari dosen perwakilan seluruh fakultas yang ada di UNSIKA, tenaga kependidikan (tendik), hingga keluarga para pendiri UNSIKA.
Kehadiran keluarga pendiri memberikan makna tersendiri dalam peringatan tersebut, sebagai pengingat sejarah panjang perjuangan berdirinya UNSIKA hingga menjadi perguruan tinggi negeri seperti saat ini.
Rektor UNSIKA, Prof. Dr. H. Ade Maman Suherman, S.H., M.Sc., menyampaikan bahwa usia 44 tahun merupakan fase penting bagi UNSIKA untuk menilai capaian sekaligus menatap masa depan pendidikan tinggi.
Menurut Ade Maman, Kaleidoskop UNSIKA bukan sekadar rangkuman kegiatan tahunan, melainkan cermin evaluatif atas kinerja institusi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Empat puluh empat tahun UNSIKA berdiri merupakan hasil kerja keras dan dedikasi seluruh sivitas akademika, termasuk para pendiri yang telah meletakkan dasar universitas ini,” ujar Ade Maman Suherman.
Ia menambahkan, peringatan Isra Mikraj yang dirangkaikan dalam kegiatan tersebut memiliki pesan moral yang relevan bagi dunia akademik.
“Nilai Isra Mikraj mengajarkan kedisiplinan, integritas, dan tanggung jawab. Nilai-nilai itu harus menjadi landasan dalam membangun budaya akademik di UNSIKA,” katanya.
Sepanjang tahun 2025, UNSIKA mencatat berbagai capaian strategis, mulai dari penguatan tata kelola kelembagaan, peningkatan kualitas layanan akademik, hingga optimalisasi peran universitas dalam mendukung pembangunan daerah.
Capaian tersebut tidak terlepas dari kontribusi dosen di seluruh fakultas serta peran tenaga kependidikan yang menopang proses akademik dan administrasi universitas.
Wakil Rektor II UNSIKA Bidang Umum dan Keuangan, Dede Jajang Suyaman, S.E., M.M., menilai Kaleidoskop UNSIKA sebagai momentum penting untuk mengevaluasi aspek tata kelola dan keberlanjutan institusi.
“Pengelolaan universitas yang transparan, akuntabel, dan efisien menjadi kunci dalam mendukung seluruh program akademik dan kemahasiswaan,” ujar Dede Jajang Suyaman.
Ia menekankan bahwa sinergi antara pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, serta seluruh unsur pendukung universitas menjadi fondasi utama dalam menjaga keberlanjutan UNSIKA.
“Dengan tata kelola yang baik dan dukungan seluruh unsur kampus, UNSIKA dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan kepada mahasiswa,” katanya.
Rangkaian Kaleidoskop UNSIKA 2025 ditutup dengan refleksi institusional dan doa bersama yang diikuti oleh seluruh peserta sebagai simbol kebersamaan dan penguatan nilai spiritual.
Momentum peringatan HUT ke-44 UNSIKA dan Isra Mikraj 1447 Hijriah ini diharapkan menjadi pijakan strategis bagi UNSIKA untuk terus tumbuh sebagai perguruan tinggi negeri yang unggul, religius, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.