KARAWANG, JagatNusantara.co.id
Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan Haul Akbar, penyambutan Bulan Suci Ramadhan, serta aqiqah digelar secara khidmat dan penuh makna di Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang, Selasa (17/2/2026). Kegiatan keagamaan ini menjadi ruang refleksi spiritual sekaligus penguatan nilai sosial bagi masyarakat menjelang datangnya bulan penuh keberkahan.
Acara tersebut dihadiri Kepala Kementerian Agama Kabupaten Karawang Hj. Sofyan, anggota DPR RI Cellica Nurrachadiana, para kepala desa se-Kecamatan Cibuaya, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan dari berbagai unsur masyarakat.
Kehadiran unsur pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat ini mencerminkan adanya sinergi yang kuat dalam menjaga tradisi keagamaan sekaligus memperkokoh persatuan dan kebersamaan di tengah kehidupan sosial masyarakat Cibuaya.
Peringatan Isra Mi’raj dimaknai tidak hanya sebagai peristiwa sejarah perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW, tetapi juga sebagai momentum untuk menguatkan kesadaran umat akan pentingnya meningkatkan kualitas ibadah, menjaga akhlak, dan memperbaiki hubungan sosial dalam kehidupan sehari-hari.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan hadiah, dilanjutkan lantunan ayat suci Al-Qur’an, sholawat Nabi, serta sambutan dari sejumlah tokoh yang hadir sebelum memasuki acara inti tausiyah.
Sepanjang acara, suasana religius terasa begitu kental. Jamaah mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan tertib dan penuh kekhusyukan, mencerminkan besarnya antusiasme masyarakat terhadap kegiatan keagamaan yang sarat nilai spiritual dan kebersamaan.
Kegiatan Haul Akbar dan peringatan Isra Mi’raj tersebut juga dirangkaikan dengan prosesi aqiqah cucu bernama Muhammad Arsya Haaziq Shiza. Prosesi aqiqah ini menjadi bentuk rasa syukur keluarga sekaligus memperkuat makna spiritual acara yang dilaksanakan secara terbuka dan disaksikan oleh jamaah.
Dalam sambutannya, Kepala Kemenag Kabupaten Karawang Hj. Sofyan menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj yang dirangkaikan dengan Haul Akbar dan aqiqah merupakan momentum penting untuk membangun dan memperkuat keimanan, ketakwaan, serta kepedulian sosial umat Islam.
“Peringatan Isra Mi’raj ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk membentuk karakter keagamaan masyarakat, memperkuat iman, meningkatkan ketakwaan, dan menumbuhkan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Hj. Sofyan.
Ia menegaskan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam peristiwa Isra Mi’raj harus diwujudkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam hubungan manusia dengan Allah SWT maupun dalam membangun hubungan sosial yang harmonis antar sesama.
Menurut Hj. Sofyan, kegiatan keagamaan seperti Haul Akbar juga memiliki peran strategis dalam mempererat ukhuwah Islamiyah, menjaga persatuan, serta memperkuat harmoni sosial di tengah masyarakat yang majemuk.
Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen Kementerian Agama bersama Pemerintah Kabupaten Karawang untuk terus mendukung berbagai kegiatan keagamaan yang bertujuan memperkuat nilai iman, ketakwaan, persatuan, dan kebersamaan sebagai pondasi masyarakat yang aman dan damai.
Menjelang akhir sambutannya, Hj. Sofyan juga menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa kepada seluruh umat Islam yang akan memasuki Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah.
“Saya mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1447 H. Semoga Ramadhan ini membawa keberkahan, ketenangan, serta semakin memperkuat keimanan dan ketakwaan kita semua,” katanya.
Sementara itu, dalam tausiyahnya, Ustadz Soma mengajak jamaah untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW sebagai pedoman utama dalam kehidupan, baik dalam beribadah, bermasyarakat, maupun dalam menyikapi berbagai persoalan kehidupan.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga silaturahmi, memperkuat empati sosial, serta mempersiapkan diri menyambut Ramadhan dengan meningkatkan kualitas ibadah, memperbanyak amal kebaikan, dan menghidupkan tadarus Al-Qur’an.
Seluruh rangkaian acara Haul Akbar Isra Mi’raj tersebut berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhusyukan hingga ditutup dengan doa bersama sebagai harapan agar masyarakat senantiasa diberikan keberkahan, ketenteraman, dan kekuatan iman dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan.
(Laporan: Siti Romidah)