Sinergi Lawan DBD, Karang Taruna dan Pemdes Darawolong Gelar Fogging Massal


|JagatNusantara.co.id| KARAWANG
Ketua Unit Rescue Karang Taruna Kabupaten Karawang bersama Karang Taruna Desa Darawolong melaksanakan kegiatan fogging sebagai langkah konkret pencegahan penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD).


Kegiatan ini digelar pada Rabu (7/1/2026) di Dusun Krajan RT 001 RW 001 dan Dusun Babakan Karang Tengah, Desa Darawolong, Kecamatan Purwasari.


Langkah tersebut diambil menyusul meningkatnya kewaspadaan terhadap potensi penyebaran DBD di musim penghujan. Fogging menjadi salah satu upaya awal untuk memutus rantai penularan penyakit yang disebabkan oleh nyamuk Aedes aegypti.


Kegiatan fogging melibatkan berbagai unsur lintas sektor. Hadir langsung Ketua Unit Rescue Karang Taruna Kabupaten Karawang Candra Caniago serta Ketua Karang Taruna Desa Darawolong Anto Iliyas Mukhtar bersama jajaran pengurus.


Selain itu, kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari aparatur Pemerintah Desa Darawolong serta tim kesehatan dari Puskesmas Purwasari. Kolaborasi ini menunjukkan keseriusan semua pihak dalam menjaga kesehatan lingkungan masyarakat.


Sejumlah pejabat turut meninjau pelaksanaan fogging di lapangan. Di antaranya Camat Purwasari Hendi Sopandi, Kepala Desa Darawolong Hj. Sri Nurmah, perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang, serta Kepala Puskesmas Purwasari Aziz Silahudin.


Kehadiran unsur kecamatan, tenaga kesehatan, serta Karang Taruna Kabupaten dan desa menjadi bukti kuat adanya sinergi nyata dalam upaya pencegahan penyakit berbasis lingkungan.


Ketua Unit Rescue Karang Taruna Kabupaten Karawang, Candra Caniago, menegaskan bahwa fogging ini merupakan bentuk kepedulian sosial Karang Taruna terhadap keselamatan dan kesehatan masyarakat.


Menurut Candra, langkah pencegahan harus dilakukan secara cepat dan terpadu, terutama ketika potensi penyebaran DBD meningkat akibat curah hujan yang tinggi.


“Kegiatan fogging ini kami lakukan sebagai langkah antisipasi untuk menekan potensi penyebaran DBD. Namun, fogging saja tidak cukup tanpa peran aktif masyarakat menjaga kebersihan lingkungan,” ujar Candra.


Ia menekankan pentingnya penerapan pola hidup bersih dan sehat, termasuk rutin menguras tempat penampungan air dan menutup potensi sarang nyamuk di lingkungan rumah.


Sementara itu, Camat Purwasari Hendi Sopandi menyampaikan apresiasi atas peran aktif Unit Rescue Karang Taruna, kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), serta Puskesmas Purwasari dalam menekan angka DBD.


Berdasarkan data yang diterima pihak kecamatan, tercatat tujuh warga Kecamatan Purwasari terjangkit DBD. Rinciannya, empat orang di Desa Cengkong, satu orang di Desa Purwasari, dan dua orang di Desa Darawolong.


Dua pasien dari Desa Darawolong diketahui merupakan anak-anak warga Dusun Krajan RT 001 RW 001, masing-masing Sahla (10) dan Sopia Apriliona (5).
Di sisi lain, warga menyambut positif pelaksanaan fogging.


Ahmad Suam, warga Dusun Babakan Karang Tengah, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak, termasuk Pemerintah Kabupaten Karawang, DPRD, dan jajaran Karang Taruna, atas kepedulian dan dukungan terhadap kesehatan masyarakat.


Kegiatan fogging ini diharapkan mampu menekan risiko penyebaran penyakit yang ditularkan nyamuk sekaligus meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di wilayah Desa Darawolong, Kecamatan Purwasari.

(Laporan : Budi Irawan)