KARAWANG, JagatNusantara.co.id
Pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Laskar NKRI digelar di Lantai 3 Ballroom Hotel Swiss-Belinn Karawang, Minggu (1/2/2026). Kegiatan ini menjadi forum konsolidasi nasional dalam memperkuat peran organisasi kemasyarakatan bagi pembangunan bangsa dan daerah.
Rakernas tersebut dihadiri pengurus Laskar NKRI dari berbagai daerah di Indonesia, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karawang, di antaranya Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Karawang, Kejaksaan Negeri Karawang dari unsur intelijen yang diwakili Sigit, aparat Kepolisian, serta unsur TNI.
Dalam sambutannya mewakili Bupati Karawang, Kepala Kesbangpol Karawang, Mahpudin, M.Si, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Rakernas LSM Laskar NKRI yang dipusatkan di Karawang.
Mahpudin menilai, Pemerintah Kabupaten Karawang bangga melihat kemandirian organisasi kemasyarakatan, khususnya Laskar NKRI, yang memiliki basis massa besar dan mampu menyelenggarakan kegiatan berskala nasional secara mandiri.
“Ini merupakan potensi besar bagi pembangunan daerah. Bapak Bupati sangat mengapresiasi langkah ini dan berharap Laskar NKRI dapat menjadi panutan serta contoh positif bagi lembaga swadaya masyarakat lainnya,” ujar Mahpudin.
Ia mengungkapkan, berdasarkan data Kesbangpol Karawang, terdapat sekitar 478 lembaga dan organisasi yang terdaftar, baik organisasi keagamaan, kepemudaan, maupun LSM/NGO. Keberadaan organisasi-organisasi tersebut diharapkan dapat membawa dampak positif sesuai amanat Undang-Undang Organisasi Kemasyarakatan.
Menurutnya, banyaknya LSM di Karawang tidak seharusnya dipandang negatif, melainkan sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam membantu mengadvokasi, memfasilitasi, dan menyelesaikan berbagai persoalan sosial di masyarakat.
“Kami melihat langsung aksi nyata rekan-rekan LSM saat terjadi musibah banjir dan longsor di sepanjang aliran Sungai Citarum, Cibeet, hingga Cilamaya. Kepedulian dan empati terhadap masyarakat ini merupakan kegiatan positif yang patut diapresiasi,” tuturnya.
Mahpudin juga menyampaikan bahwa LSM didirikan sebagai organisasi non-pemerintah yang bersifat sukarela demi kepentingan umum, dengan fungsi advokasi, pemberdayaan, layanan sosial, hingga pengawasan pembangunan.
“Pemerintah Kabupaten Karawang akan terus mendorong keberadaan seluruh LSM agar berkembang. Namun kami juga memohon maaf apabila dukungan anggaran belum maksimal karena adanya kebijakan efisiensi anggaran di tingkat pusat, provinsi, maupun kabupaten,” jelasnya.
Ia berharap, seiring membaiknya kondisi ekonomi nasional, sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan dapat semakin kuat ke depannya.
“Selamat melaksanakan Rakernas. Dengan tema yang sangat luar biasa ini, semoga lahir gagasan-gagasan inovatif dan produktif demi kemajuan Karawang dan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Mahpudin.
Pukulan Gong Tandai Pembukaan Rakernas
Rakernas LSM Laskar NKRI tahun 2026 mengusung tema “Membangun Bangsa dengan Menyiapkan Sumber Daya Manusia yang Kreatif di Bidang Ekonomi, Advokatif di Bidang Hukum, serta Partisipatif di Bidang Politik dan Pemerintahan.”
Pembukaan Rakernas secara simbolis ditandai dengan pukulan gong oleh Ketua Umum DPP LSM Laskar NKRI, H. M.E. Suparno, didampingi Sekretaris Jenderal Drs. H. Nana Taruna, S.MM, jajaran pengurus pusat, serta sejumlah tamu kehormatan.
Dalam sambutannya, H. M.E. Suparno menyampaikan terima kasih kepada seluruh undangan yang hadir, baik dari unsur Forkopimda, legislatif, maupun elemen LSM dan organisasi kemasyarakatan.
“Kehadiran saudara-saudara sekalian merupakan wujud nyata komitmen, loyalitas, dan tanggung jawab terhadap perjuangan organisasi,” ujar Suparno.
Ia menegaskan bahwa Rakernas merupakan forum strategis bagi Laskar NKRI untuk melakukan konsolidasi nasional, menyusun program kerja, serta merumuskan arah kebijakan dan langkah organisasi ke depan.
“Tujuan besar kita adalah menjadikan Laskar NKRI semakin solid, profesional, dan berdaya guna bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” tegasnya.
Ketua Umum juga berharap Rakernas dapat berjalan secara tertib, demokratis, dan produktif dengan tetap menjunjung tinggi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.
“Perbedaan pandangan dalam forum adalah hal yang wajar. Hendaknya perbedaan tersebut menjadi kekuatan untuk melahirkan keputusan yang konstruktif, bukan menjadi sumber perpecahan. Kita hadir untuk satu tujuan, membesarkan organisasi,” katanya.
“Akhir kata, saya ucapkan selamat melaksanakan Rapat Kerja Nasional. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala senantiasa memberikan petunjuk, kekuatan, dan kelancaran dalam mengemban amanah organisasi,” pungkas H. M.E. Suparno.
Hadir DPRD dan Elemen Ormas
Rakernas tersebut turut dihadiri Dea Eka Rizaldi, S.H., Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Gerindra yang duduk di Komisi II, daerah pemilihan Karawang–Purwakarta.
Dalam keterangannya, Dea Eka Rizaldi menilai Rakernas Laskar NKRI sebagai forum penting dalam memperkuat peran organisasi kemasyarakatan dalam pembangunan daerah dan nasional.
“LSM dan ormas memiliki peran strategis sebagai mitra kritis pemerintah, khususnya dalam penguatan ekonomi kerakyatan, advokasi hukum, serta peningkatan partisipasi politik masyarakat. Rakernas ini diharapkan melahirkan rekomendasi yang konkret dan aplikatif,” ujarnya.
Selain unsur pemerintah dan legislatif, Rakernas juga dihadiri sejumlah organisasi kemasyarakatan, di antaranya GIBAS, GMPI, serta PPBNI Satria Banten, sebagai wujud sinergi dan kebersamaan elemen masyarakat dalam menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Rakernas LSM Laskar NKRI dijadwalkan membahas sejumlah agenda strategis, termasuk penguatan struktur organisasi, penyusunan program kerja nasional, serta peneguhan peran LSM dalam mendukung pembangunan dan stabilitas sosial.