Pengurus AMKI Karawang 2026–2029 Resmi Dilantik, Media Konvergensi Diminta Jaga Integritas Publik

|JagatNusantara.co.id| KARAWANG
Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Jawa Barat secara resmi melantik jajaran pengurus AMKI Kabupaten Karawang periode 2026–2029. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan sarat makna strategis di Hotel Akhsaya Karawang, Rabu (7/1/2026).


Pelantikan ini mengusung tema “Menguatkan Peran Media Konvergensi untuk Bangsa Maju, Jabar Istimewa Menuju Indonesia Emas”, yang menegaskan posisi media konvergensi sebagai elemen penting dalam menjaga kualitas demokrasi, transparansi publik, serta arah pembangunan nasional.


Kegiatan tersebut dihadiri berbagai unsur strategis, mulai dari Forkopimda Kabupaten Karawang, Ketua dan jajaran AMKI Pusat, pengurus AMKI Jawa Barat, Dewan Pembina AMKI Karawang, hingga pimpinan organisasi media se-Kabupaten Karawang.


Selain itu, pelantikan juga dihadiri insan pers lintas platform, perwakilan lembaga pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, serta organisasi kemasyarakatan. Kehadiran lintas sektor tersebut mencerminkan besarnya peran media konvergensi dalam ekosistem sosial dan demokrasi lokal.


Ketua AMKI Jawa Barat, Catur Aziyanto, dalam sambutannya menegaskan bahwa derasnya arus informasi digital menuntut media tidak hanya bergerak cepat, tetapi juga menjunjung tinggi akurasi, keberimbangan, dan integritas.

Menurut Catur, media konvergensi hari ini tidak lagi cukup berperan sebagai penyampai informasi semata, melainkan harus tampil sebagai penjaga kualitas demokrasi dan pengawal kepentingan publik.


“Media konvergensi harus menjadi penyeimbang kekuasaan, bukan alat legitimasi kekuatan tertentu,” tegas Catur di hadapan para peserta pelantikan.


Ia juga menyoroti kompleksitas tantangan yang dihadapi media saat ini, mulai dari maraknya disinformasi, tekanan ekonomi industri pers, hingga degradasi etika jurnalistik di ruang digital.


Dalam konteks tersebut, Catur menilai soliditas organisasi dan sinergi antar-media menjadi kebutuhan mendesak agar media tetap mampu menjalankan fungsi kontrol sosial secara bertanggung jawab.


Catur turut memberikan apresiasi kepada AMKI Kabupaten Karawang yang dinilainya konsisten membangun ekosistem media lokal yang adaptif, profesional, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.


“Karawang memiliki dinamika ekonomi dan sosial yang tinggi. AMKI Karawang harus menjadi garda terdepan dalam menghadirkan informasi yang kredibel dan berpihak pada kepentingan publik,” ujarnya.


Sementara itu, Ketua AMKI Kabupaten Karawang terpilih, H. Endang Suryana atau yang akrab disapa Mbah Nupo, menegaskan komitmen pengurus baru untuk menjadikan AMKI sebagai ruang penguatan kapasitas media, bukan sekadar organisasi formalitas.


Ia menekankan bahwa AMKI Karawang akan fokus pada peningkatan profesionalisme wartawan, penguatan etika jurnalistik, serta membangun kolaborasi yang sehat dan konstruktif dengan pemerintah daerah serta seluruh pemangku kepentingan.


Endang juga memaparkan sejumlah agenda strategis ke depan, di antaranya pelatihan jurnalistik berkelanjutan, penguatan literasi media masyarakat, serta pengembangan platform media konvergensi yang inklusif, transparan, dan akuntabel.


Prosesi pelantikan ditandai dengan penandatanganan Surat Keputusan (SK) pengurus serta pembacaan ikrar, yang berlangsung tertib dan penuh semangat kebersamaan.


Pelantikan ini menjadi penanda dimulainya babak baru AMKI Karawang dalam memperkuat peran media sebagai pilar demokrasi lokal—bukan hanya sebagai penonton pembangunan, tetapi sebagai pengawal kebijakan, penyalur suara publik, dan penentu arah informasi yang sehat serta bertanggung jawab.

(Laporan : Gumilar)