Pemdes Mulyajaya Gelar Peringatan Isra Mi’raj 1447 H, H. Endang A.D.Komp Teguhkan Iman dan Kebersamaan di Tengah Ujian

|JagatNusantara.co.id| KARAWANG
Pemerintah Desa Mulyajaya, Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang. menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah, dengan penuh kekhidmatan, keteguhan iman, dan nuansa kebersamaan yang kuat, Sabtu (25/1/2026).


Kegiatan keagamaan tersebut dilaksanakan di halaman Kantor Desa Mulyajaya sejak pagi hari, meskipun wilayah Karawang masih berada dalam kondisi musim hujan, dan masyarakat tengah menghadapi berbagai tantangan kehidupan.


Peringatan Isra Mi’raj ini menjadi momentum spiritual yang sarat makna, tidak hanya sebagai peringatan historis perjalanan Rasulullah SAW, tetapi juga sebagai sarana penguatan nilai keimanan dan ketahanan sosial masyarakat.


Dengan mengusung tema “Semangat Kebersamaan untuk Meningkatkan Keimanan dan Mempererat Silaturahmi”, kegiatan ini menegaskan pentingnya persatuan dan kepedulian sosial di tengah situasi yang penuh ujian.


Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Desa Mulyajaya H. Endang A.D.Komp, yang dikenal luas oleh masyarakat dengan julukan Endang Macan Kumbang, bersama unsur Danramil, Camat Kutawaluya, jajaran staf desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, majelis taklim se-Kecamatan Kutawaluya, serta para tamu undangan.


Kehadiran berbagai unsur pemerintahan dan elemen masyarakat tersebut mencerminkan kuatnya sinergi dan komitmen bersama dalam menjaga kehidupan keagamaan dan keharmonisan sosial di Desa Mulyajaya.


Dalam sambutannya, H. Endang A.D.Komp menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk menghadiri serta menyukseskan peringatan Isra Mi’raj tersebut.


Ia menegaskan bahwa kegiatan keagamaan tidak boleh tergerus oleh situasi apa pun, termasuk musibah banjir dan kondisi ekonomi masyarakat yang belum sepenuhnya pulih.


“Justru di tengah ujian dan kesulitan inilah kita harus semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT, memperbanyak doa, memperkuat iman, dan menjaga kebersamaan,” tegas H. Endang A.D.Komp.


Menurutnya, peringatan Isra Mi’raj memiliki nilai strategis dalam membangun kesadaran spiritual masyarakat, karena mengajarkan pentingnya rasa syukur, persaudaraan, serta keistiqamahan dalam beribadah.


Puncak acara diisi dengan tausiyah oleh penceramah kharismatik KH Ahmad Munawar Luthfi dari Sukabumi, yang akrab disapa Kiai Tongeret, yang menyampaikan pesan-pesan keagamaan dengan lugas dan penuh ketegasan.


Dalam ceramahnya, Kiai Tongeret mengulas secara mendalam peristiwa perjalanan suci Rasulullah SAW dari Masjidil Haram menuju Masjidil Aqsa hingga Sidratul Muntaha untuk menerima perintah salat langsung dari Allah SWT tanpa perantara.


Ia menegaskan bahwa salat merupakan fondasi utama kehidupan umat Islam, penghubung langsung antara hamba dan Sang Pencipta, serta tiang agama yang menegakkan iman dan ketakwaan.


Rangkaian kegiatan peringatan Isra Mi’raj kemudian ditutup dengan doa bersama yang khusyuk, dipimpin oleh Kiai Tongeret, dilanjutkan dengan makan bersama sebagai simbol kebersamaan dan persaudaraan.

 Melalui peringatan Isra Mi’raj ini, Pemdes Mulyajaya menegaskan komitmennya untuk terus menjaga nilai-nilai keagamaan dan membangun desa yang religius, kuat secara spiritual, serta tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.


(Laporan: Siti Romidah)