|JagatNusantara.co.id| KARAWANG
Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Karawang dalam beberapa hari terakhir kembali menimbulkan dampak serius bagi masyarakat. Sebuah rumah milik warga di Dusun Rawabambu 11, RT 009/003, Desa Sindangmulya, Kecamatan Kutawaluya, roboh akibat hujan deras yang disertai angin kencang, Jumat (23/1/2026).
Rumah tersebut diketahui milik Acung, warga setempat yang telah menempati bangunan itu bersama keluarganya selama puluhan tahun. Curah hujan yang tinggi serta hembusan angin kencang membuat struktur rumah tidak mampu bertahan hingga akhirnya ambruk secara total.
Peristiwa robohnya rumah terjadi secara tiba-tiba dan mengagetkan. Saat kejadian, keluarga korban tidak sempat menyelamatkan banyak barang karena bangunan runtuh dalam waktu singkat akibat kondisi cuaca yang ekstrem.
Pantauan di lokasi menunjukkan kondisi rumah mengalami kerusakan sangat parah.
Hampir seluruh bagian bangunan rata dengan tanah dan tidak ada bagian rumah yang masih bisa diselamatkan atau ditempati kembali. Acung tampak hanya terdiam menyaksikan rumahnya yang kini tinggal puing.
Raut wajah sedih dan terpukul terlihat jelas, mengingat rumah tersebut merupakan satu-satunya tempat tinggal yang telah dihuni bersama keluarga sejak puluhan tahun lalu. Dalam kondisi syok, Acung dan istrinya berusaha menahan air mata melihat kondisi rumah mereka yang roboh. Keduanya mengaku tidak menyangka hujan deras dan angin kencang akan membawa dampak sedahsyat ini.
Dengan suara bergetar, Acung berharap adanya perhatian dan kepedulian dari pemerintah, mulai dari pemerintah desa hingga Pemerintah Kabupaten Karawang, agar keluarganya dapat segera memperoleh bantuan dan solusi tempat tinggal.
Ketua RT 009 yang mewakili wilayah RW 003 membenarkan peristiwa robohnya rumah warga tersebut. Ia menyampaikan bahwa dalam beberapa hari terakhir kondisi cuaca di wilayah Rawabambu memang sangat ekstrem dan berpotensi membahayakan rumah-rumah warga yang kondisinya sudah tua.
Menurut Ketua RT, warga sekitar langsung bergerak cepat dan bergotong royong membantu korban sesaat setelah kejadian, meskipun kondisi bangunan rumah sudah tidak memungkinkan untuk diperbaiki secara darurat.
Kepala Desa Sindangmulya menyampaikan rasa prihatin mendalam atas musibah yang menimpa salah satu warganya.
“Kami sangat prihatin atas kejadian ini. Pemerintah desa sudah turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi korban dan melakukan pendataan,” ujarnya.
Ia menambahkan, “Kami juga telah berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan melaporkan kejadian ini kepada BPBD Kabupaten Karawang agar segera mendapatkan penanganan serta bantuan darurat.”
Kepala desa berharap Pemerintah Kabupaten Karawang dapat segera memberikan perhatian serius, termasuk bantuan logistik, kebutuhan pokok, serta solusi tempat tinggal sementara bagi keluarga Acung. Peristiwa robohnya rumah tersebut memicu keprihatinan mendalam dari warga sekitar.
Mereka berharap pemerintah dapat bergerak cepat agar penanganan tidak berlarut-larut dan kejadian serupa tidak kembali terulang.
Hingga saat ini, sejumlah wilayah di Kabupaten Karawang masih tergolong rawan bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan angin kencang, sehingga masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem.
(Laporan: Siti Romidah)