KARAWANG,JagatNusantara.co.id
Aliansi Pewarta Karawang (APK) resmi hadir sebagai organisasi kewartawanan di Kabupaten Karawang. Kehadiran APK ditandai dengan acara tasyakuran yang digelar di Resto Sunda Kampung Budaya, Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur, Jumat (29/1/2026).
APK dipimpin oleh Ujang Aditya atau yang akrab disapa Apih Ujang. Organisasi ini dibentuk sebagai wadah pemersatu wartawan lintas media di tengah keberagaman organisasi pers yang telah lebih dahulu hadir di Karawang.
Dalam sambutannya, Apih Ujang menegaskan bahwa APK tidak dibentuk untuk memecah belah sesama wartawan maupun menjadi organisasi tandingan, melainkan hadir untuk memperkuat solidaritas dan menjaga marwah profesi jurnalistik.
“Kehadiran APK bukan untuk menjadi pembeda, apalagi pemecah belah. Kami ingin menyatukan pewarta lintas media agar tetap profesional, berintegritas, dan patuh pada Undang-Undang Pers serta Kode Etik Jurnalistik,” ujar Apih Ujang.
Ia menjelaskan, APK berkomitmen membangun kekuatan kolektif wartawan yang menjunjung tinggi etika, independensi, serta tanggung jawab sosial dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Menurut Apih Ujang, tantangan dunia pers saat ini semakin kompleks, sehingga dibutuhkan ruang konsolidasi yang sehat agar wartawan tetap mampu menjalankan fungsi kontrol sosial secara objektif dan berimbang.
Pada kesempatan tersebut, Ketua APK juga mengumumkan lokasi sekretariat resmi organisasi yang beralamat di Jalan Johar Utara RT 006 RW 018, Kelurahan Karawang Wetan, Kecamatan Karawang Timur.
Sekretariat APK, kata dia, terbuka bagi seluruh insan pers sebagai ruang silaturahmi, koordinasi, diskusi, serta konsolidasi jurnalistik tanpa memandang latar belakang media maupun afiliasi organisasi.
Sementara itu, Pembina APK, Nurcahya, menyambut positif terbentuknya Aliansi Pewarta Karawang. Ia menilai APK memiliki peluang besar menjadi mitra strategis pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta masyarakat.
“Pers merupakan salah satu pilar demokrasi. Dengan bersatu dalam sebuah aliansi, pewarta Karawang diharapkan semakin kuat menjaga independensi, profesionalisme, dan tanggung jawab sosial,” kata Nurcahya.
Ia juga menekankan pentingnya peran wartawan dalam menyajikan informasi yang edukatif, faktual, dan konstruktif di tengah derasnya arus informasi yang kerap tidak terverifikasi.
Deklarasi berdirinya APK turut dihadiri dan mendapat dukungan dari berbagai organisasi pers dan komunitas wartawan, di antaranya Media Independen Online (MIO), AKPERSI, Asosiasi Pewarta Indonesia (API), HIWAKA, IWO Indonesia, serta Forum Wartawan Jaya (FWJ).
Kehadiran organisasi-organisasi tersebut dinilai sebagai bentuk solidaritas sekaligus pengakuan terhadap lahirnya APK sebagai wadah baru pemersatu pewarta di Karawang. Rangkaian acara tasyakuran diisi dengan doa bersama, ramah tamah, serta diskusi ringan antarwartawan yang berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan.
Suasana santai di Resto Sunda Kampung Budaya semakin memperkuat semangat kolaborasi dan kebersamaan antarinsan pers lintas media.
Dengan resmi berdirinya Aliansi Pewarta Karawang, diharapkan wartawan di Karawang semakin solid, profesional, kritis, serta mampu berperan aktif dalam menciptakan iklim informasi yang sehat, berimbang, dan bertanggung jawab bagi masyarakat luas.
(Laporan: Siti Romidah)