Karawang, JagatNusantara.co.id
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jawa Barat bersama jajaran DPD dan DPC Kabupaten Bekasi serta Kabupaten Karawang turut hadir dalam kegiatan tradisi Nadran atau pesta laut yang digelar masyarakat nelayan di kawasan Lelang Sungai Buntu, Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang, Minggu (13/9/2026). Kehadiran jajaran PSI tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap kegiatan masyarakat sekaligus bentuk kepedulian terhadap pelestarian adat dan budaya lokal yang hingga kini masih dijaga oleh masyarakat pesisir.
Tradisi Nadran yang diselenggarakan setiap tahun tersebut menjadi salah satu kegiatan penting bagi masyarakat nelayan di Sungai Buntu dan sekitarnya. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sebuah perayaan bersama, tetapi juga memiliki makna sebagai ungkapan rasa syukur atas rezeki dan hasil laut yang diperoleh masyarakat sepanjang tahun. Melalui tradisi tersebut, masyarakat berharap kehidupan para nelayan senantiasa diberikan keberkahan, keselamatan, serta hasil tangkapan yang mencukupi untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Pelaksanaan Nadran di kawasan Lelang Sungai Buntu berlangsung dengan suasana meriah dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Warga dari berbagai kalangan terlihat memadati lokasi kegiatan untuk menyaksikan sekaligus mengikuti rangkaian tradisi yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat pesisir tersebut. Suasana semakin semarak dengan kehadiran sejumlah perahu nelayan yang dihias menggunakan berbagai macam pernak-pernik dan ornamen, sehingga tampak menarik ketika dipersiapkan untuk mengikuti prosesi pesta laut.
Dalam kegiatan tersebut, PSI Jawa Barat turut mengambil bagian dalam mendukung terselenggaranya acara Nadran. Kehadiran para pengurus dan anggota PSI dari sejumlah wilayah menunjukkan adanya perhatian terhadap kegiatan kemasyarakatan yang berkaitan dengan kebudayaan dan tradisi lokal. PSI juga memanfaatkan momentum tersebut untuk membangun komunikasi dan silaturahmi dengan masyarakat, khususnya para nelayan yang selama ini menggantungkan kehidupan mereka dari hasil laut.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Jawa Barat, Hapidin atau yang akrab disapa Abang Ijo, mengatakan bahwa tradisi pesta laut yang dilaksanakan masyarakat nelayan memiliki nilai penting dalam menjaga adat dan budaya. Menurutnya, Nadran merupakan kegiatan yang telah berlangsung secara turun-temurun dan menjadi bagian dari identitas masyarakat pesisir. Karena itu, tradisi tersebut dinilai perlu terus dipertahankan agar tidak hilang seiring perkembangan zaman.
“Giat pesta laut yang setiap tahun diselenggarakan ini merupakan bagian dari upaya melestarikan adat dan budaya, khususnya masyarakat nelayan yang menjadikan laut sebagai mata pencaharian setiap hari. Kegiatan ini juga menjadi bentuk rasa syukur atas kelimpahan rezeki yang diberikan kepada masyarakat,” ujar Hapidin dalam keterangannya.
Hapidin menambahkan, keterlibatan PSI dalam kegiatan Nadran bukan hanya berkaitan dengan kehadiran partai di tengah masyarakat. Menurutnya, PSI juga ingin menunjukkan kepedulian terhadap berbagai kegiatan yang memiliki nilai sosial dan budaya. Kehadiran tersebut diharapkan dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan PSI kepada masyarakat sekaligus mendukung masyarakat dalam menjaga berbagai tradisi yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.
“PSI ingin memperkenalkan kepada masyarakat bahwa kami juga memiliki kepedulian terhadap kelestarian alam, adat, dan budaya. Tradisi seperti Nadran merupakan warisan masyarakat yang harus terus dijaga dan dilestarikan bersama agar tetap dikenal oleh generasi berikutnya,” katanya.
Antusiasme masyarakat dan para nelayan terlihat sejak rangkaian kegiatan mulai berlangsung. Sejumlah perahu yang akan mengikuti prosesi pesta laut telah dihias dengan berbagai macam pernak-pernik sehingga terlihat lebih meriah. Perahu-perahu tersebut menjadi salah satu perhatian masyarakat karena menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tradisi Nadran, khususnya ketika masyarakat membawa berbagai perlengkapan dan hasil bumi menuju tengah laut.
Selain menjadi bentuk rasa syukur, kegiatan Nadran juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan sosial antarwarga. Masyarakat, nelayan, tokoh setempat, serta berbagai elemen yang hadir dapat berkumpul dalam suasana kebersamaan. Momentum tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk menjaga nilai gotong royong dan kekeluargaan yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat pesisir di wilayah Sungai Buntu.
Jajaran PSI dari Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Karawang yang hadir dalam kegiatan tersebut juga mengikuti rangkaian acara hingga selesai. Kehadiran para pengurus dan anggota dari berbagai DPC di masing-masing kecamatan turut memberikan warna tersendiri dalam kegiatan tersebut. Silaturahmi yang terjalin diharapkan dapat semakin memperkuat hubungan antara jajaran PSI dengan masyarakat serta membuka ruang komunikasi dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Rangkaian kegiatan Nadran di kawasan Lelang Sungai Buntu kemudian diakhiri dengan makan bersama antara jajaran PSI, anggota, pengurus DPC dari masing-masing kecamatan, serta masyarakat yang hadir. Momen tersebut berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan. Melalui kegiatan tersebut, PSI Jawa Barat berharap tradisi Nadran dapat terus dilestarikan dan menjadi bagian dari kekayaan budaya masyarakat Karawang, sekaligus mendorong kepedulian bersama terhadap kelestarian lingkungan dan kehidupan masyarakat nelayan.
(Reporter: S.R)